Sabtu, 06 Februari 2010

Nasib Agama












Hidup adalah sesuatu yang sangat berharga
karena hidup di dunia ini
adalah hanya untuk satu maksud  
yaitu menyempurnakan agama/dien ini wujud dalam diri kita.
Agama bukan hanya sekedar pelengkap penderita.
Agama adalah pondasi dalam hidup.
Manusia hidup tanpa agama ibarat orang mati.  
Tetapi apa yang kita lihat .....
Nasib agama , hanya sebatas penghias bibir ( lipstik semata ).
Dien hanya sebagai pelengkap penderita.
Seperti sabda Rasulullah SAW :
“Padai akhir zaman nanti Islam tinggal namannya
dan Al-Qur'an tinggal tulisannya. Benarlah apa yang terjadi sekarang”
Islam hanya sebagai  label saja

Orang-orang dahulu para sahabat Nabi memperjuangkan dien dengan apa yang dimilikinya.
Sebab yaqin sudah masuk dalam diri mereka.
Yaqin Allah akan memberikan balasan pada mereka
seperti firnan Allah dalam QS    Muhammad : 7
" Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu" .
Nasib agama seperti anak yatim yang tersia siakan.
Oleh karena itu
Wahai saudaraku marilah kita semua meningkatkan pengurbanan kita untuk agama  , waktu kita dan harta kita dan jasad kita.
Insya Allah Allah akan menolong kita baik di dunia maupun di akherat.

Rabu, 13 Mei 2009

GURU adalah SARANA DAKWAH YANG EFEKTIF



Banyak kata kata plesetan tentang guru ,"wagu tur saru", digugu lan ditiru, dan masih banyak lagi baik yang bernada menyemangati para guru namun banyak pula yang bernada miring. Namun bila dinilai dari sisi agama khususnya agama yang penulis anut guru banyak sekali pahalanya lho terlepas dari pahala / balasan dunia ( uang ). Sebab rasulullah SAW bersabda sampaikan daripadaku walaupun 1 ayat, ini dari segi ilmu sudah berapa banyak ilmu yang disampaikan oleh seorang guru kepada ratusan bahkan ribuan muridnya.
Walaupun tidak mudah menjadi guru apalagi tahun 2011 sekarang ini tidak hanya sekadar ilmu an sich namun juga Akhlaq atau perilaku yang akan dicontoh oleh siswanya. Bagaimana guru yg baik bagi anaknya bukalah QS Luqman :13. "Dan (Ingatlah) ketika Luqman Berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: "Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, Sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar".
14. Dan kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu- bapanya; ibunya Telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah- tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. bersyukurlah kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakmu, Hanya kepada-Kulah kembalimu.
Bila siswa di kelas di tanya besok besar ingin menjadi apa ? Maka tidak ada siswa yang berkeinginan menjadi Guru. Mereka melihat sehari-harinya guru yang disepelekan dilecehkan dsb. Fenomena lain adalah banyak pendaftaran pegawai untuk menjadi guru setelah pemerintah akan menaikkan tunjangan Gaji bagi Guru. Banyak yang berbondong bondong untuk mendaftar jadi guru, mereka yang kuliah ilmu murni maka tergopoh-gopoh untuk segera kuliah lagi untuk mendapatkan AKTA 4 nya.
Memang tidak bisa kita pungkiri dengan iming iming penghasilan yang lebih besar maka minat meningkat untuk dadi guru. Oleh karena marilah terlepas dari tunjangan yang akan naik maka sebenarnya guru mendapatkan Ladang DAKWAH yang sangat LUAS SEKALI. Dan Tunjangan Yang BESAAAAAAAAR SEKALI apa itu ? TGA yaitu Tunjangan Gaji Akherat siapa mau ?